Jumlah Lukisan
Total

Tips Memilih Lukisan Untuk Kamar Anak

Tips Memilih Lukisan Untuk Kamar Anak.

 

1. Tema Lukisan Yang Ringan
Jangan berikan lukisan bertema absurd atau terlalu berat di ruang anak.
Misalkan saja lukisan Realis (lukisan yang berwujud asli) seperti manusia, atau hewan. Karena daya imajinasi anak kadang terlalu kuat, banyak kasus mereka justru takut melihat lukisan seperti itu, karena mereka berimajinasi bahwa lukisan itu akan hidup bila malam.

2 Tipe lukisan diatas kurang cocok di pajang pada kamar anak.
Lukisan balerina walaupun semi dekoratif tetapi menunjukan ekspresi wajah tidak bahagia, sehingga membuat mood anak turun.

 

2. Warna Cerah
Warna terkadang membawa mood. Warna cerah umumnya membawa mood yang baik baik untuk anak.
Utamakan warna yang kontras seperti kuning, merah, hijau, orange, biru atau warna-warna muda lain nya.


Pemilihan warna yang ceria memberikan kesan segar, walaupun dinding bermotif gelap.

 

3. Motif  Lucu
Biarkan otak kreatif mereka bermain. Berikan lukisan-lukisan lucu, misalkan saja lukisan dekoratif kupu-kupu, kelinci, bunga, motif mobil,  intrumen musik dan lain sebagainya.
Jika ingin memberikan motif abstrak,, berikan motif yang simple seperti bulat-bulat (dot) atau kotak-kotak dan lain sebagainya.


Lukisan motif diatas lucu-lucu, penuh warna, sangat sesuai untuk anak-anak.

 

4. Ukuran Lukisan
Saran kami jangan membeli lukisan yang terlalu besar.
Lebih baik pilih lukisan yang ukurannya kecil-kecil atau sedang saja. Lalu anda bisa mengkombinasikan beberapa lukisan untuk dipajang berjejer, sehingga ruangan anak terlihat ramai dan ceria.


Ukuran lukisan seperti contoh diatas terkategori sedang.
Amat manis di padankan3 berjajar.

 

Sekian tips dari kami ArtMania, semoga berguna untuk anda.

Salam seni!

 

** Artikel oleh Neno (www.hijauart.com)
** Mohon cantumkan sumber apabila ingin menyebarkan artikel ini.